Thursday, October 30, 2008

Cermin Mimpi



Di balik cermin mimpi, aku melihat engkau. Di dalam engkau, aku melihat aku. Ternyata kita adalah sama. Di arena mimpi yang penuh bermakna. Bila bulan bersatu dengan mentari, bayang-bayangku hilang. Diselubungi kerdip nurani, mencurah kasih, kasih murni. Di balik cermin mimpi, adalah realiti yang tidak kita sedari. Hanya keyakinan dapat merestui, hakikat cinta yang sejati. Dengan tersingkapnya tabir siang, wajah kita jelas terbayang dan terpecah cermin mimpi menjadi sinar pelangi.

No comments: